Winning team called Losers

Sebelum menyaksikan The A Team, ada baiknya menyaksikan film ini buat pemanasan, karena konsepnya kurang lebih sama. Sebuah team tentara khusus beranggotakan 4 orang yang memiliki keahlian masing-masing, ditugaskan ke Bolivia untuk sebuah misi khusus membunuh target seorang gembong panjahat. Kehadiran sekelompok anak-anak membuat mereka harus mencari cara lain untuk menghancurkan markas gembong penjahat tsb, tanpa melukai anak-anak. Dan bis sekolah adalah sarana yang cocok untuk menyelamatkan mereka. Max, komandan CIA yang memberi tugas kepada mereka, rupanya mempunyai rencana lain, yaitu membunuh mereka berempat. Namun mereka selamat walaupun nyawa anak-anak yang mereka selamatkan melayang. Terdampar di Bolivia membuat mereka mencari cara untuk kembali ke Amerika dan membalas dendam kepada Max. Kemunculan Aisha yang menawarkan apa yang mereka butuhkan menjadi jalan keluar buat mereka, kembali ke Amerika dan menemukan Max. Overall film ini cukup menarik, pas tanpa ada hal-hal yang dipaksakan. Komedinya lumayan lucu, adegan aksinya cukup seru, semuanya dengan porsi seimbang. Para aktornya juga bermain santai sehingga karakter yang mereka mainkan menjadi hidup. Adegan favorit saya adalah saat Jensen (Chis Evans) masuk ke gedung perusahaan security sambil menyanyikan lagu Don’t stop believin milik Journey (bukan Glee).

It’s 7 outta 10 from me!

Leave a Reply

Tags: