The Hobbit; The Desolation of Smaug

Langsung melanjutkan akhir kisah film sebelumnya, An Unexpected Journey, Bilbo Baggins (Martin Freeman) bersama rombongan Dwarf pimpinan Thorin Oakenshield (Richard Armitage)meneruskan perjalanan mereka menuju Erebor demi merebut kembali Lonely Mountain yang dulu menjadi rumah mereka. Didalam gunung tersebut kini berdiam seekor naga yang sangat besar dan juga ganas melindungi semua harta emas yang ia klaim dari kaum Dwarf di Erebor. Perjalanan menuju Lonely Mountain bukannya tanpa rintangan karena banyak pihak yang mencoba menghalangi mereka. Bahkan kaum Elf yang kiranya netral ternyata memiliki agenda tersendiri terkait harta yang ada dalam Lonely Mountain. Dengan segala rintangan yang cukup berat mereka akhirnya tiba di Lonely Mountain, tinggal satu rintangan lagi yang harus dihadapi, seekor naga yang ganas bernama Smaug.

Sama halnya dengan film pertama, The Desolation of Smaug memiliki cerita yang terlalu lama (karena sengaja diulur, totalnya 161 menit) serta visulisasi yang memukau. Nilai lebihnya ada di beberapa elemen yang membuat film ini punya koneksi yang lebih kuat dengan trilogi Lord of The Ring. Berhubung film ini masih dua pertiga dari keseluruhan cerita The Hobbit, kita masih harus menunggu satu tahun lagi untuk bisa merangkai kisah petualangan Bilbo sebagai satu kesatuan cerita utuh (seperti novelnya) serta hubungannya dengan trilogi LOTR. Yang menarik dari sisi karakteristik tokohnya adalah kemunculan beberapa tokoh yang mencuri perhatian seperti Bard the Bowman (Luke Evans), Legolas (Orlando Bloom) serta Tauriel (Evangeline Lily) yang sebenarnya tidak ada dalam kisah novelnya karena tokoh Tauriel murni ciptaan Fran Walsh serta Peter Jackson sang sutradara. Tapi menurut saya dari semua karakter yang ada, justru yang paling menonjol dan memorable di film ini adalah Smaug si naga. Adegan dialog serta kucing-kucingan antara Bilbo dan Smaug buat saya adalah momen yang paling seru, bukan cuma cuma dialognya yang menarik tapi presentasi visual sang naga yang detail dan indah (ada juga yang bilang serem, tapi saya gak setuju). Aktor Benedict Cumberbatch sangat apik membawakan karakter Smaug dengan suara berat dan menggelegar, ekspresi wajah Smaug juga direkam dari wajah Cumberbatch menggunakan teknologi Motion Capture dan hasil akhirnya adalah Amazing! Buat saya pribadi The Desolation of Smaug menjadi petualangan visual yang indah untuk disaksikan berkali-kali.

It scores 8 outta 10!

 

Leave a Reply