The Hitman’s Bodyguard

The truth is… these motherf*ckers are like… La Cucaracha! Alias gak Ada matinya!

Paling tidak, begitulah kira-kira gambaran Sonia Kincaid (Salma Hayek) tentang suaminya, seorang pembunuh bayaran bernama Darius Kincaid (Samuel L. Jackson) dan bodyguardnya, Michael Bryce (Ryan Reynolds). Malah bisa dibilang begitulah gambaran keseluruhan film action comedy berjudul Hitman’s Bodyguard karya sutradara Patrick Hughes ini. By the way, jangan biarkan anak Anda menyaksikan film ini kecuali dia sudah punya KTP. Kenapa? Ya silahkan bayangkan perpaduan film Deadpool dengan The Long Kiss Goodnight.

Michael Bryce berprofesi sebagai bodyguard bagi orang-orang ‘penting’ dan kaya raya, sayangnya ia gagal melindungi Kurosawa yang tewas saat berada dalam perlindungannya. Kondisi ini membuat reputasi dan karirnya hancur, meskipun begitu ia masih memiliki integritas dalam menjalankan profesinya sebagai bodyguard profesional. Suatu hari ia diminta Amelia Roussel (Elodie Yung), mantan pacar Bryce yang kini bekerja di Interpol, untuk mengantarkan ‘paket khusus’ dan harus sampai ke kota Den Haag di Belanda sesuai waktu yang ditentukan. Paket yang harus ia kawal ternyata adalah musuh bebuyutannya Bryce, Darius Kincaid, yang menjadi saksi kunci atas perbuatan kriminal diktator bernama Dukhovich (Gary Oldman). Sebagai diktator yang bengis maka Dukhovich akan melakukan segala cara untuk mencegah Kincaid dan Bryce tiba dipengadilan internasional kota Den Haag. Dan layaknya la cucaracha (artinya: kecoa), Kincaid dan Bryce benar-benar sulit untuk dibunuh kecuali mereka berdua saling bunuh akibat persaingan karena mereka berdua adalah musuh bebuyutan.

Kualitas cerita film Hitman’s Bodyguard menurut saya cukup buruk. Untungnya semua keburukan yang ada dalam film ini terobati dengan penampilan Jackson, Reynolds, Oldman dan Salma Hayek. Mereka berempat tampil ‘apa adanya’ dan sangat menikmati peran mereka masing-masing, yang paling mencuri perhatian adalah Salma Hayek, meski tampil sebentar tapi cukup memorable. Chemistry antara Jackson dan Reynold juga sangat apik, buat saya perkelahian mulut diantara mereka berdua jauh lebih seru daripada adegan aksi penuh ledakan yang muncul disepanjang film. Mereka berdua tidak perlu bersusah payah untuk berakting sekaliber Oscar tapi cukup jadi diri mereka sendiri dan saling ejek, hasilnya… Anda bisa tertawa lepas. Jadi jika Anda pecinta film action comedy yang penuh ledakan tanpa perlu pusing memikirkan jalan cerita maka film Hitman’s Bodyguard akan memuaskan dahaga Anda karena film ini termasuk salah satu yang paling seru dan lucu (tapi bukan yang terbaik) dan itu semua berkat Samuel L. Jackson dan Ryan Reynolds piawai dalam urusan ejek-ejekan.

Leave a Reply