Slo No Mo!

Theo (disuarakan oleh Ryan Reynolds) adalah seekor siput (atau keong ya?) yang tinggal bersama komunitasnya disebuah kebun tomat. Dari dulu ia selalu membayangkan dirinya bisa ngebut layaknya sebuah mobil balap. Setiap malam ia menonton tivi menyaksikan rekaman sang idola, seorang pembalap Indy 500 bernama Guy Gagne (Bill Hader) yang menyemangati Theo bahwa dengan kata-katanya bahwa mimpi harus dikejar, dan Theo selalu bermimpi bisa lari secepat kilat. Semua siput yang ada dikebun selalu menertawakan Theo yang selalu membayangkan dirinya seorang pembalap termasuk sang kakak, Chet (Paul Giamatti). Suatu saat dengan modal nekat, ia berusaha berlomba melawan mesin pemotong rumput demi mendapatkan sebuah tomat segar, nyawanya bisa saja melayang bila Chet dkk tidak segera menyelamatkannya. Kegalauannya akibat peristiwa itu plus tivinya yang rusak membuat ia berjalan-jalan sendirian hingga ia terlempar dan terjebak dalam mesin sebuah mobil balap dan terkontaminasi cairan Nitrous Oxide, hasilnya.. DNA Theo berubah, and guess what? Theo bisa ngebut layaknya sebuah mobil balap, bahkan fitur-fitur yang ada pada sebuah mobil menjadi melekat pada dirinya seperti matanya yang bisa menyala, lampu sign bahkan alarm. Ia akan mencoba membuktikan pada dunia bahwa siput yang satu ini bisa menggapai mimpinya, gak tanggung-tanggung karena ia akan mendaftar untuk menjadi peserta balapan Indy 500 dengan bantuan Tito (Michael Pena), seorang penjual taco yang membutuhkan publisitas demi lakunya usaha makanan taco yang ia jalankan bersama sang kakak. Theo yang mengganti namanya menjadi Turbo menjadi siput pertama yang diizinkan balapan di arena Indy 500 dan Guy Gagne ternyata tidak rela bila gelar juara yang kini ia sandang, direbut oleh seekor siput. Film Turbo adalah karya perdana David Soren sebagai sutradara, sebelumnya ia adalah orang yang bertanggung jawab untuk pembuatan naskah animasi Shrek dan Over The Hedge. Buat saya yang paling menarik adalah karakter Chet yang lebih menonjol daripada si Turbo itu sendiri, Paul Giamatti berhasil membawakan karakternya dengan baik di semua adegan. Sayangnya hal itu tidak diimbangi dengan karakter pendamping yang lain, padahal ada nama-nama tenar seperti Samuel L. Jackson dan Snoop Dog, mereka terlihat hanya sebagai tempelan sesaat dan kebetulan hanya muncul saat Turbo membutuhkan solusi (konyol) disaat terdesak. Bagi penonton anak-anak, film ini akan menjadi kisah yang seru tapi bagi pemirsa dewasa, apa yang ditampilkan Turbo tidak ada yang istimewa, malah cenderung membosankan dan mudah dilupakan jika dibandingkan dengan rilisan Dreamworks Animation yang lain seperti Kungfu Panda dan How To Train Your Dragon, padahal ada beberapa kritik sosial yang ditampilkan (lihat bagaimana Theo naik daun berkat video youtube), dan presentasi visualnya juga tidak buruk meskipun belum bisa dibilang luar biasa. Lumayanlah kalau untuk hiburan diwaktu senggang bersama keluarga.

It scores 6 outta 10!

Leave a Reply

Tags: