Sex in Abu Dhabi

 

Pada tahun 1998, ada sebuah serial sukses keluaran HBO berjudul Sex and The City. Bersetting di kota New York, menceritakan kisah cinta (dan keluhan seksual) 4 orang wanita yang bersahabat karib. Tahun 2008 muncul versi layar lebarnya. Walaupun di cela habis-habisan oleh kritikus, secara finansial film tsb cukup sukses, tinggal menunggu waktu saja untuk kehadiran sequelnya. Di 2010 inilah sequel tsb hadir demi mengulang sukses (baca: menghasilkan uang). 4 sekawan ini (yang sudah tidak muda lagi) sudah memiliki kehidupan yang berbeda dengan cerita pendahulunya, dan ceritanya masih berpusat pada Carrie (Sarah Jessica Parker). Carrie, Amanda & Charlotte merasa butuh refreshing dari dunia rumah tangga mereka, kebetulan Samantha mendapat tawaran menjadi tamu VIP dari seorang sheik dan diundang ke Abu Dhabi. Samantha setuju asalkan dibolehkan membawa 4 sahabat karibnya, dan berangkatlah mereka demi melupakan masalah mereka di rumah (untuk mendapat masalah baru di Abu Dhabi). Menurut saya film ini biasa saja, bahkan lebih parah dari film pertamanya. Mungkin hanya fashionista sejati yang bisa menikmatinya dengan senang, lha wong banyak pakaian dan aksesoris dari perancang ternama di sepanjang film. Adegan pembukanya cukup menarik perhatian, sebuah pernikahan gay yang dipimpin Liza Minneli sekaligus menjadi wedding singernya, wow!

5 Outta 10 From me!

 

 

Leave a Reply