#Rampage

Apa jadinya jika Dwayne Johnson membintangi B-Movie dengan budget yang berlebihan? Hasilnya adalah film Rampage karya Brad Peyton yang pernah bekerja sama dengan Johnson di film San Andreas. Bagi yang suka main video games di akhir 80an mungkin masih ingat sebuah permainan bernama Rampage, nah games itulah yang menjadi dasar ide film ini. Kutukan film yang diangkat dari video games kayaknya masih berlaku, karena film Rampage bukan hanya bodoh tapi buruk dari segala aspek kecuali visualnya.

Sebuah satelit luar angkasa yang membawa tikus percobaan mutasi genetik bernama Larry (ini kayaknya dari game Atari) hancur dan menyisakan kepingan-kepingan yang jatuh ke bumi. 3 buah kontainer hasil riset jatuh di tempat yang berbeda dan menginfeksi beberapa binatang sehingga mereka berubah menjadi raksasa. Salah satunya adalah George, seekor gorila albino di kebun binatang San Diego. Ahli primata bernama Dave Okoye (Dwayne Johnson) bisa berkomunikasi dengan George menggunakan bahasa isyarat dan kejadian ini ternyata merubah perilaku George yang tadinya penurut menjadi liar dengan tubuh yang membesar 10 kali lipat. Perusahaan Energyne bukannya bertanggung jawab untuk membantu malah memancing George dan hewan raksasa lainnya untuk datang ke tengah kota dan memporak porandakan semua yang mereka lewati. Dan (seperti biasa) hanya Dwayne Johnson lah yang bisa menyelamatkan dunia dari kehancuran.

Seperti yang sudah saya bilang, Rampage tidak unggul dari segala sisi. Mungkin hanya bisa jadi hiburan visual semata dan jika Anda bukan penggemar berat video games maka bisa dipastikan film ini akan segera hilang dari ingatan Anda. Dan tolong jangan dibandingkan dengan film Godzilla (2014) karena film ini gak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan film karya Gareth Edwards tersebut.

= # =

What happen if Dwayne Johnson starred in a B-Movie with an excessive budget? The result is Brad Peyton’s Rampage film who once worked with Johnson in the movie called San Andreas. For those who like to play video games in the late 80’s may still remember a game called Rampage, well… that’s the game that became the basis of this film. The curse of a movie based on video games seems to be valid, since the Rampage movie is not only stupid but bad from all aspects except the visuals.

An extraterrestrial satellite carrying a genetic mutation experimental mouse named Larry (this is apparently from an Atari game) is destroyed and leaves fragments falling to earth. 3 containers of the research result fall in different places and infect some animals so they turn into giants. One of them is George, an albino gorilla at the San Diego Zoo. The primate expert named Dave Okoye (Dwayne Johnson) can communicate with George using sign language and this incident turned out to change the behavior of George who had been obedient and become wild with a body that enlarge 10 times of normal size. The Energyne company, who owned the experiment, is not helping at all, they lure George and other giant animals into the city and devastate everything they pass through. And (as always) only Dwayne Johnson can save the world from destruction.

As I already said, Rampage does not excel from all sides. Perhaps it can only be visual entertainment and if you are not a big fan of video games then certainly this movie will soon disappear from your memory. And please do not compare with Godzilla (2014) because this movie is nothing compared to Gareth Edwards’ film.

Leave a Reply