R.I.P.D.; like a bad combination of Ghostbusters & MIB

Detektif Nick Walker (Ryan Reynolds) dan Bobby Hayes (Kevin Bacon) adalah pasangan polisi di Boston yang menyimpan sebongkah emas secara diam-diam, mereka mendapatkannya dari penggerebekan gembong narkotika. Walker yang merasa bersalah ingin mengirimkan emas tersebut ke tempat penyimpanan bukti di kantor polisi, namun Hayes yang tidak setuju malah membunuh Walker saat melaksanakan tugas. Walker yang tewas bertemu dengan Mildred Proctor (Mary Louise-Parker) dan diberi kesempatan untuk kembali ke dunia demi menjalankan tugas dari R.I.P.D. (Rest In Peace Department) dan tugasnya adalah menangkap para Deados (orang yang sudah mati tapi masih berkeliaran di dunia) untuk ditangkap dan dikirimkan ke alam baka. Agar bisa bertemu istri tercinta, Julia (Stephanie Szostak), Walker setuju dengan dengan tugas tersebut dan bekerjasama dengan Roy (Jeff Bridges) yang sudah senior di RIPD. Sialnya penampilan Walker dan Roy di dunia terlihat berbeda jauh dengan tubuh asli mereka, Walker terlihat seperti kakek cina yang sudah tua (James Hong) dan Roy terlihat seperti wanita cantik dan seksi (Marisa Miller). Tak ada yang mengenali siapa mereka sebenarnya sehingga Walker kesulitan menjelaskan ke pada Julia dan Hayes pun ternyata memiliki rencana busuk yang melibatkan Deados incaran Walker dan Roy. Film karya Robert Schwentke ini jelas akan mengingatkan Anda pada film Men In Black yang juga diangkat dari komik. Hanya saja eksekusinya bisa dibilang cukup parah (baca: buruk) bila dibandingkan MIB, meskipun tidak separah film Jonah Hex. Duo Reynolds dan Bridges tidak memiliki chemistry yang kuat sebagai partner, lelucon-lelucon yang dilontarkan mereka berdua terdengar garing di telinga saya. Ceritanya yang mudah ditebak dibuat datar tanpa ada pengembangan yang berarti, alhasil akan menimbulkan kantuk bagi beberapa penonton (termasuk saya). Untungnya spesial efek digarap dengan cukup serius jadi bisa memanjakan mata Anda untuk sesaat. Sangat disayangkan padahal materi yang cukup bagus dari komiknya bisa menjadi kisah yang bagus dilayar lebar bila digarap dengan lebih baik lagi. Menontonnya dalam format 3D juga hanya akan membuang uang Anda dengan percuma karena konversinya juga kurang maksimal.

It scores 5 outta 10!

Leave a Reply

Tags: