Metallica Through The Never; A Beautiful Heavy Metal

Beberapa tahun terakhir ini kita disuguhkan dengan film dokumenter tentang artis dan perjuangannya mencapai puncak ketenaran, mulai dari Justin Bieber, Katy Perry hingga One Direction yang dirilis dalam format 3 dimensi. Sejak kemunculan film This Is It-nya Michael Jackson, saya belum menemukan lagi sebuah film musik yang bagus hingga akhirnya muncullah film ini, Metallica Through The Never. This is a concert movie, isinya merupakan konser Metallica yang direkam di Vancouver dan Edmonton saat World Magnetic’s Tour tahun 2012 lalu. Ada sebuah cerita yang berjalan paralel dengan konsernya, seorang pemuda bernama Trip (diperankan Dane DeHaan) yang ditugaskan mengambil barang milik band Metallica yang kesasar disuatu tempat. Perjalanan Trip bukan perjalanan yang mudah karena banyak rintangan (absurd) yang menghadang, namun kegigihan Trip melaksanakan tugas demi Metallica, ia rela melakukan apa saja demi bisa mengantarkan barang tersebut ke pemiliknya. Sekedar catatan, saya bukan penggemar musik Heavy Metal dan Metallica bukan band favorit saya. Tapi jujur saya katakan bahwa film Metallica Through The Never yang disutradarai Nimrod Antal ini melampaui ekspektasi saya terhadap film konser. Idenya berasal dari James Hetfiled, Kirk Hammet, Lars Ulrich dan Robert Trujillo (you know who they are) yang divisualisasikan dengan indah oleh Nimrod Antal, baik saat konser maupun cerita perjalanan Trip. Tidak ada interview dan tidak ada komentar fans atau siapapun layaknya film konser lainnya dan disitulah keunikan film ini. Lagu-lagunya sejalan dengan apa yang disaksikan oleh Trip disepanjang perjalanan, dunia Metallica bukan dunia yang penuh warna seperti film Part of Me-nya Katy Perry. Pemberontakan, ketidakadilan dan kematian merupakan sedikit gambaran yang ditampilkan Nimrod Antal yang jelas bersumber dari lirik-lirik lagu Metallica. Bagi Anda pengemar berat Metallica pasti sangat familiar dengan dunia yang digambarkan disini. Konsernya? Keren abisss…! James, Kirk, Lars dan Robert tampil prima diatas panggung sepanjang konser. Panggungnya sendiri terbilang unik dan sangat bagus. Bagian favorit saya adalah dibangunnya Lady Justice diatas panggung dan runtuh dengan sendirinya.. EPIC!  Lagu-lagu yang ditampilkan adalah lagu-lagu populer yang pernah mereka buat selama 30 tahun terakhir, seperti Creeping Death, Master of Puppets, Enter Sandman, One dan lainnya. Jika Anda pecinta musik metal dan penggemar Metallica, saya sarankan untuk menyiapkan uang lebih untuk menyaksikannya dilayar IMAX 3D, dijamin gak nyesel! Anda akan tetap duduk hingga film benar-benar berakhir tuntas. Jangan terlalu keras memikirkan ceritanya karena penuh simbol dan visualisasi yang belum tentu bisa dimengerti dalam sekejap. Bila Anda menginginkan cerita dokumenter tentang Metallica, Anda bisa saksikan film Some Kind of Monster yang pernah rilis tahun 2004. Untuk film ini: just sit back and enjoy the music. Meskipun saya bukan penggemar musik metal, Metallica Through The Never adalah salah satu film konser terbaik yang pernah saya lihat di layar lebar .

It scores 8 outta 10!

Leave a Reply