Mencari Hilal ke ujung desa

mencari-hilal

Pak Mahmud (Deddy Sutomo) percaya bahwa islam menawarkan solusi bagi semua persoalan yang dihadapi manusia, termasuk untuk urusan berdagang di toko sembako miliknya meskipun ia di komplain pedagang lain.

Keyakinannya sedikit goyah ketika ia mendengar kabar bahwa pemerintah menghabiskan dana hingga Rp 9 miliar hanya untuk sidang isbat, padahal ketika ia masih muda dan masih belajar di pesantren yang diperlukan hanya napak tilas ke tempat tertentu untuk untuk mencari hilal dalam menentukan awal bulan Ramadhan dan awal bulan Syawal. Dengan ditemani oleh putranya yang jarang pulang ke rumah, Heli (Oka Antara), Pak Mahmud akhirnya memutuskan untuk mencari hilal demi memantapkan keyakinannya (untuk terakhir kali).

Mencari-Hilal-1

Film Mencari Hilal karya sutradara Ismail Basbeth ini sangat sederhana dari segala aspek dan hal itulah yang menjadi kelebihan film ini. Semua pemain tampil dengan baik sehingga ceritanya enak dinikmati. Selama perjalanan pak Mahmud dan Heli banyak sekali kritik sosial yang diangkat, yang paling menarik (buat saya) adalah konflik antar umat islam dan nasrani disebuah desa. Kondisi mayoritas vs minoritas yang digambarkan dalam film ini cukup menyentil dan mudah mudahan bisa membuka mata penonton bahwa kaum mayoritas tidak selalu benar pendapatnya. Jadi.. Janganlah jadi orang yang menyebalkan hanya karena berada di kubu mayoritas ya!

mencarihilal2

Ada plot holes yang seharusnya bisa dijelaskan lebih detail, karena itulah yang menurut saya jadi kekurangan film ini, ditambah kurangnya pendalaman latar belakang karakter pak Mahmud dan Heli yang menjadi tokoh utama, mungkin bila hal ini dilakukan maka hubungan ayah dan anak selama road trip mereka lebih memorable di benak penonton.

Overall.. InsyaAllah film ini memberikan makna spiritual yang bermanfaat, meskipun disampaikan dengan cara yang sederhana.

 

It scores 6 outta 10!

Leave a Reply