Kisah Superman terbaik sejak film “Superman: The Movie” (1978)

Untuk sementara lupakan semua film Superman yang pernah Anda saksikan, studio Warner Bros bersama DC Comic memutuskan untuk me-reboot kisah superman dibawah arahan sutradara Zack Snyder seperti yang dilakukan Chris Nolan terhadap kisah Batman. Hebatnya lagi, dua orang dibalik kesuksesan trilogi The Dark Knight yaitu Chris Nolan dan David S. Goyer ikut terlibat dalam proyek superman ini yang diberi judul Man Of Steel. Superman yang kita kenal memiliki nama asli Kal-El, ia seorang alien dari planet Krypton yang dikirim ke planet Bumi oleh ibunya, Lara dan sang ayah, Jor El (Russel Crowe) karena planet Krypton diambang kehancuran.

Di bumi, lebih tepatnya di kota Kansas, Kal-El diadopsi oleh pasangan Jonathan Kent (Kevin Costner) dan Martha Kent (Diane Lane) dan Kal-El diberi nama Clark Kent. Clark (Henry Cavill) lontang lantung kesana-kemari mencari jati dirinya yang sudah menjadi beban sejak ia masih kecil (adegan-adegan masa kecil Clark Kent dikisahkan dengan gaya flashback). Secara fisik ia memang sama dengan manusia yang lain namun apa yang bisa ia lakukan membuat semua orang ketakutan. Hingga akhirnya ia menemukan apa yang ia cari di daerah Kanada. Di dalam sebuah pesawat Kryptonian yang sudah terpendam ribuan tahun, Clark mendapat penjelasan dari proyeksi alam sadar ayahnya yang dimanifestasikan dalam bentuk hologram sang ayah (ingat fortress of solitude?).

Kini ia sudah tahu siapa dirinya dan dari mana ia berasal, masalahnya disaat yang sama planet Bumi kedatangan tamu dari Krypton juga, Jendral Zod (Michael Shannon) dan pengikutnya yang telah bersumpah akan mencari Kal-El sampai ketemu. Zod dan pengikutnya selamat dari kehancuran Krypton karena mereka dipenjara diluar angkasa, saat planet Krypton hancur pesawat yang memenjarakan mereka menjadi tempat tinggal mereka sambil mencari kehidupan lain dan juga Kal-El.

Seorang reporter Daily Planet bernama Lois Lane (Amy Adams) berhasil mengetahui identitas Clark Kent yang sebenarnya. Di saat Zod mengancam untuk menghancurkan planet Bumi, Louis akan membantu Clark untuk memutuskan apakah sang Superman akan memilih umat manusia atau kaum sebangsanya dari planet Krypton.

Jika Anda sudah pernah menyaksikan film Superman: The Movie dan Superman II yang diperankan Christoper Reeves maka kisah film ini tidak akan asing karena bisa dibilang merupakan gabungan dari keduanya. Hanya saja versi ini lebih logis, lebih membumi dan lebih seru (walaupun menurut saya pribadi karya Richard Donner di tahun 1978 masih tetap yang terbaik hingga saat ini). Konflik batin yang dialami Clark Kent dibuat senyata dan semanusiawi mungkin, beda dengan dengan kisah-kisah sebelumnya yang memanusiakan Superman, di film ini ada penegasan bahwa ia adalah alien dari planet lain, bukan manusia.

Bagian-bagian yang mengedepankan drama bisa dibilang sangat emosional dan itu karena performance para pemainnya memang bagus, terutama Kevin Costner dan Diane Lane. Michael Shannon juga tampil memukau sebagai Zod yang bengis, Zod bukan penjahat asal jadi seperti dalam film Superman II, ia adalah jendral yang berusaha melakukan tugasnya dengan baik demi Krypton yang ia cintai, meskipun konsekwensinya adalah membinasakan umat manusia.

Henry Cavill bisa dibilang membawakan perannya dengan baik, dengan kostum baru yang lebih elegan (tanpa celana dalam yang dipakai diluar dan jambul keriting diatas jidat) terlihat pas di tubuh Cavill. Bila Anda penggemar komiknya maka adegan-adegan aksi di film ini akan memuaskan dahaga Anda karena memang benar-benar gokil! (baca: keren abiss!).

Overall film ini adalah film superhero yang memang sudah ditunggu para penggemarnya dan sesuai harapan pula. Oiya, musik Superman yang khas karya John Williams biasanya selalu muncul dalam film-film superman sebelumnya, tidak ada di film ini, namun musik karya Hans Zimmer juga tidak bisa dipandang (atau didengar?) sebelah mata. Saya pribadi lebih suka Batman tapi saya akui kisah ‘Superman Begins’ ini lebih baik dari film Batman Begins karena menggunakan konsep yang sama (karena dari penulis cerita yang sama). Jadi jika Anda fans berat Superman, jangan lewatkan film yang satu ini dilayar lebar, layar televisi Anda dirumah tidak akan memberi sensasi yang luar biasa ketika Anda menyaksikannya di layar lebar. Tidak perlu yang 3D karena versi regulernya saja sudah bisa memberi kepuasan menonton tersendiri.

Leave a Reply