KING ARTHUR: Legend of the Sword

Raja Uther Pendragon (Eric Bana) adalah pemimpin kerajaan Inggris yang memiliki pedang ajaib, hmmm… kok terlalu Doraemon ya? Ralat: pedang sakti, sakti mandraguna, hmmm… kok terlalu Saur Sepuh ya? Intinya sih itu raja punya pedang yang bisa nyala (BUKAN Lightsaber) dan diincar oleh adiknya, Vortigern (Jude Law) demi mendapatkan tahta kerajaan sehingga ia tega membunuh saudaranya tapi gagal membunuh anak raja Uther karena keburu kabur dan gagal mendapat pedang Excalibur yang keburu menancap di batu (not really). Bingung? Tenang! Film King Arthur; Legend of the Sword tidak akan membuat Anda bingung kok… Kalau ditonton sampai selesai.

Arthur yang telah dewasa (diperankan Charlie Hunnam) akhirnya mengetahui bahwa dirinya adalah calon raja Inggris setelah berhasil mencabut pedang Excalibur yang menancap di sebuah batu dengan bantuan instruksi yang cukup detail dari David Beckham yang penuh codet. Dengan bantuan Excalibur dan dukungan dari teman-temannya yang memiliki nama-nama yang aneh, Arthur bertekad membalaskan dendam atas kematian ayahnya dan membebaskan Inggris dari tirani Vortigern.

Jika Anda suka dengan gaya bercerita sutradara Guy Ritchie seperti dua film Sherlock Holmes, Snacth, serta The man From UNCLE, maka kemungkinan Anda akan menyukai King Arthur: Legend of the Sword. Saya sih kebosanan karena formula yang digunakan Guy Ritchie adalah pengulangan dari film-filmnya yang terdahulu, bedanya kali ini bersetting di masa kerajaan Inggris. Performa para pemainnya juga tidak ada yang menonjol, satu-satunya yang bisa saya acungi jempol ya gaya penyutradaraan Guy Ritchie yang dinamis, hanya saja saya pun sudah mulai merasa bosan karena sudah banyak juga yang meniru gaya seperti ini.

Overall, King Arthur: Legend of the Sword murni sebuah hiburan visual yang mudah dilupakan dan bukan sebuah film yang bisa didiskusikan lebih dalam layaknya film Snatch dan Sherlock Holmes. Semua yang ada di film ini biasa saja dan tidak ada yang memorable, well… kecuali satu hal yang memorable adalah cameo David Beckham yang entah kenapa tetap ngganteng meski mukanya rusak.


Leave a Reply