Killers; a local bloody gore thriller

Setelah dianggap sukses membuat film Rumah Dara di tahun 2010, Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel atau lebih dikenal dengan nama The Mo Brothers, merilis film dengan genre yang sama berjudul Killers. Film ini memiliki dua karakter utama dan kisah yang berbeda tapi saling terhubung di akhir film. Nomura (Kazuki Kitamura) adalah seorang eksekutif muda yang tinggal di Tokyo, Jepang. Bayu (Oka Antara) adalah seorang jurnalis di Jakarta yang hidupnya berantakan gara-gara seorang koruptor bernama Dharma (Ray Sahetapy) dan membuat rumah tangganya bersama Dina (LUna Maya) berantakan. Dibalik dandanannya yang perlente ternyata Nomura adalah seorang pembunuh dan ia senang mendokumentasikannya dalam bentuk video serta diunggah di dunia maya. Bayu termasuk salah satu ‘pemirsa’ tetap video Nomura dan ketika Bayu dihadapkan pada situasi yang membuat dirinya terpaksa membunuh orang, ia menghubungi Nomura untuk mencari jawaban. Suka atau tidak, rupanya Bayu dan Nomura memiliki hasrat yang sama untuk membunuh dan mereka saling terhubung meskipun berbeda tempat. Sama halnya dengan Rumah Dara, film inipun penuh tumpahan darah dan mungkin lebih sadis. Bedanya film Killers lebih memiliki karakter yang kuat meskipun hanya ada pada salah satunya. Buat saya kisah Nomura lebih menarik, minimalis tapi sangat jelas karakterisasinya. Sedangkan kisah Bayu terbilang kompleks sehingga penceritaannya menjadi kacau karena dieksekusi dengan kurang pas sehingga terasa kedodoran dan banyak plot holes. Padahal kedua aktor utamanya bermain prima terutama Kazuki Kitamura. Film ini mungkin bisa dijadikan character study meskipun butuh pendalaman lebih tentang latar belakang tokoh Bayu. Overall sih film ini bagus dari sisi teknis meskipun ceritanya dibuat lamban, hanya memang butuh konsentrasi khusus jika Anda ingin memahami alasan kenapa mereka melakukan pembunuhan. Semoga Anda tidak terinspirasi melakukan hal yang sama ya.

It scores 5 outta 10!

Leave a Reply