It’s time to go BIG…!

Studio Warner Bros memberikan dana $200 juta kepada Sutradara Guillermo Del Toro untuk membuat imajinasi masa kecilnya tentang robot menjadi kenyataan, hasilnya adalah sebuah film berjudul Pacific Rim. Saya yang pernah merasakan kejayaan seri Voltus V dan Mazinga Z serta anime mecha lainnya saat masih kecil sangat menantikan film ini dan hasilnya… Luar Biasa! Premisnya cukup simpel, makhluk Alien yang kita kira datang dari angkasa ternyata malah muncul dari dasar laut menggunakan portal dimensi. Melalui portal ini mereka mengirimkan makhluk raksasa sebesar Godzilla yang bisa meluluh lantakkan semua yang dilaluinya, monster raksasa ini disebut Kaiju. Semakin banyaknya monster yang muncul membuat semua negara didunia bersatu dan membuat sebuah program pembuatan robot raksasa yang bisa menandingi serta membunuh Kaiju, robot-robot raksasa ini disebut Jaeger (dari bahasa jerman yang artinya pemburu / hunter). Jaeger adalah robot yang rumit dan untuk mengendalikannya harus dilakukan oleh dua orang pilot yang otaknya dihubungkan satu sama lain agar mereka berdua sinkron dalam mengendalikan Jaeger, sinkronisasi kedua otak ini disebut “Drifting”. Raleigh Becket (Charlie Hunnam) adalah seorang pilot yang handal, ia berhenti jadi pilot setelah menyaksikan kakaknya tewas ketika bertarung melawan Kaiju. Marshal Stacker Pentecost (Idris Elba) meminta Becket kembali menjadi pilot untuk terakhir kalinya karena program Jaeger dihentikan karena dianggap tidak efektif. Becket akan bersanding dengan Mako Mori (Rinko Kikuchi) yang ingin membalas dendam pada Kaiju yang telah membunuh orang tuanya. Marshall memiliki rencana untuk membom portal dimensi agar tertutup dan tidak bisa dilalui Kaiju, namun dua orang ilmuwan (gila dan lucu) Dr. Newt dan Dr. Gottlieb berusaha membuktikan bahwa rencana Marshal tersebut tidak akan berhasil. Untuk membuktikannya mereka harus melalukan “Drifting” dengan otak Kaiju yang masih berfungsi, dengan begitu mereka akan mengetahui apa yang direncanakan Alien yang mengirimkan Kaiju ke bumi. Bila Anda pecinta mecha maka film ini termasuk yang wajib ditonton. Adegan – adegan pertarungan Jaeger dan Kaiju bisa dibilang sangat menarik dan memang itulah kelebihan film ini. Del Toro berhasil membuat visualisasi yang memukau untuk semua adegan Jaeger dan Kaiju, sayangnya hal tersebut berbanding terbalik untuk adegan-adegan “human”nya. Karakterisasi tokohnya kurang mendalam meskipun performance Elba, Kikuchi serta dua ilmuwan yang diperankan Carlie Day dan Burn Gorman mencuri perhatian penonton. Dengan nuansa yang lebih gelap ala Del Toro (ingat film Hellboy?) film ini jelas sedikit lebih baik dari Godzilla-nya Emmerich dan Transformers-nya Michael Bay. Lebih tepatnya perpaduan Godzilla vs Transformers yang pertarungannya menghasilkan kerusakan lebih parah dari Independence Day. Presentasi 3Dnya cukup bagus apalagi dilayar IMAX meskipun di layar reguler pun gak masalah (Pacific Rim termasuk salah satu film yang menurut saya TIDAK BISA disaksikan dilayar tivi). Overall film ini akan memuaskan dahaga para pecinta robot raksasa, baik dewasa maupun anak-anak (plus bernostalgia bagi yang pernah ngefans dengan mecha yang populer di tahun 80an).
pacific_rim_ver15_xlg

It scores 8 outta 10!

Leave a Reply