IT; Chapter One

Tim Curry sebagai Pennywise dalam miniseri Stephen King’s IT (1990)

Tidak pernah hilang dari benak saya gambaran badut pembunuh yang pernah saya tonton di tivi awal tahun 90an. Sejak menyaksikan miniseri IT, saya sempat takut ke kamar mandi karena adegan paling memorable adalah ketika si badut muncul dari lantai kamar mandi. And now the nightmare reappears… This time i’m ready…!

Disebuah kota kecil bernama Derry, ada kejadian mengerikan yang diabaikan semua warganya. Satu persatu anak-anak yang tinggal di kota itu menghilang, termasuk Georgie yang terakhir terlihat sedang bermain perahu ketika hujan deras. Oleh orang tuanya, Georgie dianggap sudah tiada karena tersapu badai hujan tapi sang kakak, Bill (Jaeden Lieberher) tidak percaya dan yakin bahwa Georgie masih hidup, Bill bertekad untuk menemukanya meskipun sudah hampir 1 tahun berlalu.

Bill bersama 5 orang temannya yang menamakan diri mereka The Losers mendapati fakta bahwa ada monster di kota Derry yang menghantui mereka dalam wujud badut, Pennywise The Dancing Clown (Bill Skarsgard). Setiap 27 tahun sekali badut ini memangsa anak-anak yang ada di kota Derry selama setahun lalu kembali berhibernasi agar bisa bangkit 27 tahun kemudian, sejarah kota Derry sudah membuktikannya. The Losers Club yang termotivasi oleh kenekatan Bill menemukan adiknya dan tidak ingin kejadian tersebut menimpa anak-anak lain, berusaha melawan Pennywise dengan cara mengalahkan ketakutan mereka sendiri karena Pennywise hanya bisa memangsa anak yang penakut. Berhasilkah mereka mengalahkan Pennywise? Ya musti tunggu di film berikutnya (Chapter Two) di bulan September 2019, yang menurut saya bukan sequel karena keduanya merupakan satu kesatuan cerita.

Buat saya, sutradara Andy Muschietti berhasil membuat remake sebuah kisah klasik dengan pendekatan yang baru. Memang ada beberapa perbedaan dengan bukunya tapi harusnya gak masalah karena saya juga belum baca bukunya tapi bisa menikmati film ini, berhubung saya belum baca bukunya jadi saya belum bisa komentar soal bukunya. Filmnya sendiri menurut saya luar biasa, dan tolong jangan dibandingkan dengan miniserinya dan juga jangan membandingkan Pennywise versi Tim Curry tahun 1990 dengan versi Bill Skarsgard yang sekarang karena kini keduanya memiliki tempat khusus di hati pecinta horor maupun di hati penggemar karya-karya Stephen King. Satu hal yang perlu Anda ketahui diawal adalah Pennywise itu makhluk asing dari dimensi / dunia lain, jadi ia memiliki kekuatan super yang tidak dimiliki monster biasa. Ia bisa berubah bentuk jadi apapun yang ditakuti manusia karena ia memangsa dengan mudah jika korbannya merasa takut.

Yang membuat film ini menarik adalah munculnya referensi dari genre horor (konvensional) itu sendiri dan juga kisah misteri populer, yang paling jelas adalah miripnya konsep group anak-anak yang menghadapi situasi yang ‘sulit’ seperti di film Stand by Me dan serial tivi Stranger Things yang tahun lalu jadi hits (karena memang bagus banget serial tivi yang satu ini). Hampir semua aspek film IT tampil dengan baik, performa Skarsgard dan terutama anak-anak The Losers Club benar-benar membuat film ini enak dinikmati dari awal hingga akhir. Seram tapi seru. Sekedar catatan, film IT ini tidak cocok untuk anak-anak dibawah 15 tahun, selain cukup seram dan bikin kaget cukup banyak adegan berdarah-darah dan sadis, banyak juga dialog sumpah serapah yang diucapkan anak-anak The Losers. Jadi para orang tua, hati-hati ya.

Jika Anda pecinta horor, film IT ini tidak boleh terlewatkan. Ingat… ini film yang seram tapi seru..!

Leave a Reply