Hours; Remembering Paul Walker

Nolan Hayes (Paul Walker) sangat terpukul saat mengetahui istrinya meninggal saat melahirkan anak perempuannya di rumah sakit daerah New Orleans Amerika. Kondisi bayinya pun tidak dalam kondisi prima, sang bayi harus harus berada dalam inkubator dan belum bisa lepas dari infus paling tidak selama 48 jam. Masalahnya disaat yang bersamaan sedang terjadi badai Katrina yang menghantam daerah tersebut, alhasil seluruh penghuni rumah sakit harus dievakuasi. Nolan mencoba meminta bantuan pada petugas rumah sakit tapi tidak ada yang bisa dilakukan, bayi Nolan berada dalam inkubator yang tidak bisa dipindahkan padahal rumah sakit mulai tergenang banjir dan makin diperparah dengan matinya listrik, padahal inkubator tersebut membutuhkan daya listrik. Harapan satu-satunya ada pada sebuah charger batere manual yang harus diengkol, sialnya charger tersebut hanya mampu memberikan power selama 3 menit saja, berarti Nolan harus memutar engkol charger setiap 3 menit dan tidak boleh terlambat atau ia akan kehilangan sang bayi.

Film Hours adalah karya layar lebar pertama sutradara Eric Hesserier, sebelumnya ia pernah menulis naskah film Final Destination 5. Dan bintang utama film ini, mendiang Paul Walker menjadi tumpuan film ini secara keseluruhan. Bisa dibilang Paul Walker berdiri sebagai one man show dan yang ia lakukan sama sekali tidak mengecewakan. Walker berhasil memperlihatkan emosi yang baik sebagai suami yang berduka dan ayah yang berjuang mati-matian demi kehidupan bayi yang dicintainya. Kekurangan film ini hanya yang bersifat teknis dan tidak akan mengganggu Anda. Bila Anda penggemar Paul Walker maka film ini jelas akan menjadi alat yang tepat untuk mengenangnya, bahkan bisa jadi Anda akan menteskan air mata menyaksikan endingnya.
It scores 6 outta 10!

Leave a Reply