Horns; too much love will kill you

Memang agak sulit melupakan image Harry Potter dari wajah Daniel Radcliffe namun beberapa film pasca Harry Potter membuktikan bahwa Radcliffe berusaha dengan keras menghilangkan image penyihir dari dirinya. Dalam film Horns karya Alexandre Aja, Radcliffe memang tidak menjadi penyihir tapi memiliki kekuatan yang hampir sama hanya saja tampilannya mirip iblis atau setan. Iggy (Daniel Radcliffe) dan Merrin (Juno Temple) adalah dua orang pemuda yang sedang dimabuk asmara. Suatu hari Iggy terbangun dari kondisi mabuk dan dinyatakan sebagai pembunuh kekasihnya. Karena belum terbukti bersalah Iggy masih bisa bebas berkeliaran dan tetap menjadi tersangka utama, seluruh kota membenci dan menghujatnya. Dalam kondisi mabuk, stress dan sedih, ia mengutuk Tuhan yang telah membuat kekasihnya menderita karena diperkosa dan dibunuh dengan biadab. Sebuah keanehan pun terjadi, sepasang tanduk mulai muncul di jidat Iggy dan uniknya semua orang menganggap hal itu bukan sebagai suatu hal yang aneh. Lucunya, setiap orang yang berdekatan dengan Iggy akan menceritakan dosa-dosa yang mereka lakukan, it brings out the dark side of people dan dengan kekuatan suparnatural inilah Iggy berusaha mencari tahu siapa yang telah membunuh kekasih yang sangat dicintainya.
Karya terakhir sutradara Alexandre Aja yang saya ingat adalah Piranha 3D, saya masih ingat karena itu salah satu film paling buruk yang pernah saya lihat. Untuk film Horns ini jelas beda, filmnya gak bagus tapi jauh lebih menarik terutama dari segi visual. Film ini diangkat dari novel fantasi karya Joe Hill di tahun 2010, mungkin itu sebabnya film ini lebih memiliki dasar cerita yang baik meskipun (katanya) tidak sehebat novelnya (saya belum pernah baca novelnya). Dengan gaya black comedy dengan nuansa supranatural, Aja bisa mempresentasikan film horor yang secara keseluruhan bisa dibilang lumayan. Bagian paling mengasyikkan adalah curhat yang dilakukan orang-orang disekitar Iggy hingga mereka mau melakukan apa yang disuruh Iggy. Overall.. ini salah satu film horor yang cukup menghibur baik dari segi karakter maupun tampilan visual, meskipun bukan yang terbaik.It scores 6 outta 10!

Leave a Reply

Tags: