Everest is visually breathtaking! ( specially @IMAX )

Gunung Everest adalah salah satu gunung tertinggi di dunia yang bisa didaki melalui Nepal, menjulang setinggi lebih dari 8.000 meter diatas permukaan laut serta telah merenggut lebih dari 250 nyawa manusia. Puncak gunung Everest memang tidak memungkinkan untuk ditinggali manusia, tapi tidak sedikit orang yang mencoba menaklukkannya.

everest banner1

Salah satu kisah pendakian paling populer adalah pendakian tanggal 10 Mei tahun 1996 yang disponsori 2 perusahaan ekspedisi alam bernama Adventure Consultants dan Mountain Madness, sebuah tragedi yang menewaskan 8 orang pendaki (profesional). Kisah inilah yang diangkat sutradara Baltasar Kormakur dalam film Everest.

everest banner2

Rob Hall (Jason Clarke) dari Adventure Consultants memimpin beberapa orang klien yang ingin mencapai puncak Everest. Sialnya pada tanggal 10 Mei gunung Everest dalam kondisi ‘padat’ alias banyak pendaki yang juga ingin mencapai puncak disaat yang sama sehingga terjadi antrian panjang yang sebenarnya merugikan semua pendaki. Badai besar dan medan yang berat jadi tantangan bagi kelompok Rob Hall dan Scott Fischer (Jake Gyllenhall) yang memimpin rombongan Mountain Madness, beberapa kondisi yang tidak menguntungkan membuat beberapa dari pendaki terhambat dan tewas di gunung Everest.

IMG_20150922_065803

Kenapa sih ada orang yang rela ‘menderita’ untuk naik ke puncak gunung? Menurut Doug (John Hawkes) ia ingin menginspirasi anak-anak asuhnya. Sedangkan bagi Beck (Josh Brolin), manjat gunung bisa membuat dirinya bebas dari stress. Kebetulan saya pernah mendaki gunung Gede di Jawa Barat yang tingginya sih gak sampai 3.000 meter dari permukaan laut, tapi ‘sensasi’ yang saya rasakan ketika berada di puncak amatlah luar biasa… Jadi saya sedikit memahami kenapa mereka ngotot untuk mencapai puncak Everest.

Everest1

Kelebihan film Everest ini ada pada sinematografinya, pemandangan gunung Everest yang indah jadi hiburan tersendiri buat mata saya yang terbiasa melihat gedung. Penampilan semua aktornya cukup baik tapi memang tidak sehebat penampilan gunung Everest itu sendiri karena sebagian syuting dilakukan di kaki gunungnya. Khusus untuk film Everest ini saya sangat merekomendasikan untuk disaksikan dilayar IMAX jika memungkinkan.

everest-movie-poster

Baltasar Kormakur cukup bijak untuk bersikap netral dalam menceritakan kisahnya, setau saya sih apa yang terjadi saat itu cukup kontroversial, banyak pihak yang saling tuding jadi penyebab tragedi tersebut.  Di film ini jelas terlihat bahwa tidak ada pihak yang disalahkan dan juga jauh dari kesan heroik. Pastinya todak ada manusia yang bisa disalahkan ketika mereka menantang medan alam yang berbahaya, mereka tahu resiko dan konsekwensinya, mudah-mudahan kita semua bisa belajar dari sebuah tragedi yang terjadi dan menghindari kesalahan sama agar tidak terjadi lagi.

 

It scores 8 outta 10!

Leave a Reply

Tags: