Darkest Hour

Saya asumsikan Anda sudah tahu siapa Winston Churchill karena namanya pasti muncul dalam pelajaran sejarah Dunia, dan mudah – mudahan (saya berharap) anak jaman now juga akan mengenalnya karena Churchill adalah tokoh yang cukup menarik, kalau tidak percaya silahkan saksikan film Darkest Hour karya Joe Wright ini.

Bulan Mei tahun 1940 menjadi saat yang menegangkan bagi Inggris, Hitler beserta pasukannya berusaha menginvasi seluruh eropa dan mulai meringsek ke wilayah Inggris. Parlemen disana baru saja mengangkat Winston Churchill (Gary Oldman) untuk menjadi Perdana Menteri Inggris yang kalau di Indonesia setara dengan Presiden. Bukan sebuah perkara mudah memimpin Inggris dalam kondisi kritis, Churchill mengalami tekanan dari berbagai sisi termasuk dari dalam teamnya sendiri. Yang paling menantang adalah mencari jalan keluar untuk ratusan ribu tentara Inggris yang terjebak di pantai Dunkirk, sebuah dilema yang menegangkan bukan cuma bagi Churcill tapi juga bagi seluruh rakyat Inggris.

Sutradara Joe Wright berhasil membuat film Darkest Hour jauh dari kata membosankan, padahal isinya penuh dengan intrik politik. Karena selain politik film ini juga memberikan gambaran karakter Winston Churchill yang sangat menarik dan kadang membuat kita tersenyum bahkan tertawa. Beberapa aspek yang perlu Anda perhatikan karena memang masuk categori luar biasa adalah pertama, make-up wajah Gary Oldman yang dikerjakan oleh Kasuhiro Tsuji. Nyaris tanpa cela dan membuat Anda tidak bisa mengenali Gary Oldman yang berada dibalik topeng prostetik itu. Karya Tsuji yang masih saya ingat adalah make-up Jim Carrey sebagai The Grinch dan Joseph Gordon-Levitt yang dibuat mirip Bruce Willis dalam film Looper. Kedua, musik karya Dario Marianelli yang bisa membuat Anda ikut merasakan ketegangan disepanjang film. Marianelli memang langganannya Joe Wright dan pernah menang Oscar untuk score film Atonement yang disutradarai Joe Wright.

Ketiga, yang menurut saya paling penting, penampilan yang luar biasa dari aktor Gary Oldman. Pertama kali saya menyaksikan Oldman dalam film JFK sebagai Lee Harvey Oswald dan saat itulah saya mulai tertarik dengan performanya. Lalu saya mengukuhkan Oldman sebagai salah satu aktor favorit saya setelah menyaksikannya sebagai Count Dracula dalam film Bram Stoker’s Dracula tahun 1992. Selama lebih dari 30 tahun berkarya seingat saya ia baru sekali dinominasikan Academy Awards di film Tinker, Tailor, Soldier, Spy dan itupun gak menang. Harusnya kini ia bisa (punya peluang besar) mendapatkan Oscar tahun 2018 dalam film Darkest Hour sebagai Winston Churchill karena menurut saya penampilannya LUAR BIASA!

Overall, jika Anda penggemar politik atau penggemar Gary Oldman atau penggemar sejarah maka film Darkest Hour tidak boleh dilewatkan karena film ini memberikan gambaran yang menarik tentang salah satu tokoh sejarah yang cukup terkenal di Dunia. Meskipun settingnya banyak diruang tertutup Joe Wright berhasil mengkombinasikan dengan pas semua aspek teknis seperti production design, sinematografi dll sehingga film ini enak dilihat dari awal hingga akhir.

== # ==

I assume you already know who Winston Churchill is because his name appeared in World history lessons, and hopefully children nowadays will also know him because Churchill is a pretty interesting character. If you don’t believe me, you can see this movie, Darkest Hour directed by Joe Wright.

May 1940 was a critical time for England, because Hitler and his troops tried to invade all of Europe and began to tear into the British territory. The parliament there has just appointed Winston Churchill (Gary Oldman) to become the Prime Minister of Britain, which in Indonesia is equivalent to the President. It’s not an easy task to lead England in  this critical condition, Churchill was under pressure from all sides, including from his own team. The most challenging job is to find a way out for hundreds of thousands of British soldiers trapped on Dunkirk beach, a tense dilemma not only for Churcill but for all the British people.

Director Joe Wright managed to make the Darkest Hour movie away from being boring, even though it was filled with political intrigue. Aside of the political aspect, this film also gives a unique characterization view of Winston Churchill. It’s very interesting and sometimes make us smile and even laugh. There’s some aspects that you need to focus on because it’s so extraordinary. First, the makeup of Gary Oldman’s face is done by Kasuhiro Tsuji. It’s almost flawless and makes you unable to recognize Gary Oldman behind the prosthetic mask. Tsuji’s work that I remember was Jim Carrey’s make-up as The Grinch and Joseph Gordon-Levitt’s face was made similar to Bruce Willis in Looper. Second, the music by Dario Marianelli that can make you feel the tension along the film. Marianelli worked several times with Joe Wright and has won an Oscar for an Atonement movie score, Atenoment was directed by Joe Wright.

Third, which I think is most important, the all out performance from Gary Oldman. The first time I watched Gary Oldman was in the movie called JFK as Lee Harvey Oswald and that’s when I got interested in his performance. Then I confirmed Oldman as one of my favorite actors after watching him as Count Dracula in 1992’s Bram Stoker’s Dracula. For more than 30 years I remembered he had been nominated for Academy Awards in Tinker, Tailor, Soldier, Spy and that did not win . He should now have a big chance of getting an Oscar in 2018 in the Darkest Hour movie as Winston Churchill because I think his performance is OUTSTANDING!

Overall, if you love politics or a fan of Gary Oldman or history buffs then the Darkest Hour movie should not be missed, cause it gives an interesting insight of one of the world’s most famous historical figures. Despite all the closed room settings, Joe Wright successfully combines and optimize all the technical aspects such as production design, cinematography etc. so that the film is entertaining from beginning to end.

 

Leave a Reply