Age of Extinction is a 2,5 hours of Transformer’s commercial

Lima tahun setelah perang robot di Chicago (lihat lagi Transformers: Dark of The Moon) kini semua robot Transformers baik Autobot maupun Decepticon diburu pemerintah Amerika (CIA) untuk dimusnahkan. Alasannya adalah demi kedaulatan umat manusia di bumi maka kita tidak menginginkan kehadiran kaum Transformers dan alhasil semua robotpun bersembunyi dari kejaran CIA. Cade Yeager (Mark Wahlberg) tanpa sengaja membeli sebuah truk butut yang niat awalnya untuk dipreteli agar bisa dijual spare partsnya. Ketika ia mengetahui bahwa ternyata truk yang ia miliki adalah Optimus Prime (disuarakan Peter Cullen), ia tergugah untuk membantu Prime menyelamatkan Autobot yang tersisa dari kejaran CIA pimpinan Attinger (Kelsey Grammer). Sialnya, Cade beserta putrinya, Tessa (Nicola Peltz) juga diburu CIA karena dianggap sebagai kaki tangan Optimus Prime sehingga mereka pun harus lari dari kejaran anak buah Attinger.
Well.. Paling tidak begitulah kisah film Transformers: Age of Extinction yang saya coba ceritakan se-‘logis’ mungkin karena bisa dibilang cerita di film ini tumpang tindih dan penuh sesak dengan banyaknya karakter yang muncul.
Sutradara Michael Bay kembali untuk keempat kalinya membesut film ini, hampir pasti tidak ada hal yang baru kecuali tokoh utamanya (thank God!)  dan beberapa robot baru termasuk Dinobot yang tidak sempat dijelaskan latar belakangnya, mungkin karena Bay sibuk meledakkan semua yang tampil di layar. Cerita yang ditulis Ehren Kruger memang jadi faktor minus film ini karena banyaknya plot holes, namun visualisasi yang penuh spesial efek benar-benar sangat memanjakan mata Anda dan inilah kelebihan installment ke empat Transformers ini. FX yang dibuat ILM (Industrial Light & Magic) benar-benar detail dan realistis, digabung dengan selera visual Michael Bay yang cukup artistik serta senang  meledakkan hampir semua yang tampil dilayar menjadi kombinasi yang menarik di film ini. Toh kayaknya memang unsur cerita jadi prioritas nomor kesekian karena saya yakin misi utama Bay dan Spielberg dalam film ini adalah menjual mainan Transformers milik Hasbro sebanyak-banyaknya. Mengingat latar belakang Michael Bay yang lahir dari dunia advertising maka menurut saya ia telah sukses membuat sebuah iklan mainan Transformers berdurasi 160 menit, meskipun tidak sehebat yang dibuat Lego dalam The Lego Movie. Performance para pemainnya tidak ada yang istimewa kecuali Kelsey Grammer yang memang menonjol dibandingkan aktor lain. Wahlberg dan Stanley Tucci bermain sesuai porsinya dengan baik, sementara Peltz hanya sebagai pemanis layar (selain dari dilempar kesana-kemari oleh para Autobots). Secara kualitas, film pertama tetap masih yang terbaik, namun dari sisi teknis dan efek visual,  film ini memiliki keunggulan karena kemajuan teknologi (animasi) masa kini. Beberapa adegan film ini direkam Bay menggunakan kamera IMAX 3D yang paling baru sehingga menghasilkan tampilan yang lebih bagus. Jika Anda penggemar berat Transformers maka film ini patut disaksikan di layar lebar, selebar mungkin yang bisa Anda temukan (baca: IMAX), Anda akan puas dengan penampilan Autobots dan Decepticon selama dua setengah jam. Buat yang tidak suka Transformers, masih banyak film lain yang jauh lebih bagus untuk ditonton daripada Anda ngantuk ditengah ledakan dan pertempuran para robot.

It scores 6 outta 10!

Leave a Reply